INEWSCIAMIS.Com – Puskesmas Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya mencatat angka stunting di Kecamatan Manonjaya meningkat dari sekitar 8,9 persen pada Februari menjadi 9 persen pada Agustus 2026.
Ahli Gizi Puskesmas Manonjaya Dewi Handayani, menjelaskan Bulan Penimbangan Balita dengan melibatkan kader dari 81 posyandu Kecamatan Manonjaya.
“ Para kader mendapat pelatihan untuk mengukur tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, serta lingkar lengan atas,” ujarnya.Selasa (29/9/2026).
Kemudian, memasukkan hasil pengukuran ke aplikasi untuk menjalani proses skrining pertumbuhan sebelum petugas menentukan status stunting secara lebih spesifik.
“Hasil sembilan persen itu berasal dari data yang kader input, sistem menentukan hasil skrining berdasarkan pengukuran antropometri,” katanya.
Namun, kenaikan angka tersebut berkaitan berbagai faktor, asupan gizi, pola asuh, kondisi kesehatan, lingkungan, kemampuan ekonomi keluarga, hingga paparan asap rokok.
“Stunting itu multifaktor, pencegahan harus dilakukan sejak sebelum kehamilan sampai balita,memperbaiki pola makan, lingkungan, dan perilaku keluarga,” pungkasnya.***
Kabupaten Tasikmalaya

















