banner 728x250

Petisi Sukapura Bukan Perebutan Aset, Melainkan Gerakan Moral untuk Reformasi

banner 120x600
banner 468x60

 

INEWSCIAMIS.Com —Sejumlah tokoh dan kasepuhan Sukapura menyuarakan reformasi tata kelola Yayasan Sukapura melalui Petisi Sukapura yang memuat empat tuntutan, mulai dari evaluasi kepengurusan hingga audit aset dan pusaka museum.

banner 325x300

Gerakan tersebut menjadi bentuk kepedulian moral terhadap keberlangsungan yayasan agar dikelola secara lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Rd.Dicky Z Sastradikusumah menegaskan, Petisi Sukapura lahir dari rangkaian silaturahmi dan upaya menindaklanjuti hasil serta makna kegiatan Haul Sukapura.

Momentum tersebut untuk mempererat hubungan antar tokoh, kasepuhan, dan perwakilan kewargian Sukapura.

Yang tersebar di berbagai daerah, di antaranya Manonjaya, Sukaraja, Kota Tasikmalaya, Singaparna, Mangunreja, Cijulang, Cikalong, Pameungpeuk, Bandung, Cirebon, dan Bogor.

Para penggagas menegaskan bahwa petisi tersebut lahir dari silaturahmi dan sarasehan bersama sembilan orang ,termasuk sejumlah tokoh sepuh di antaranya H.Oo (82), dan H.Ii (81).

Yang bertempat di kediaman Prof. Abas Abdullah, (84) di Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.pada Jum’at ( 23/10/2026).

“Petisi Sukapura merupakan gerakan moral untuk mendorong perbaikan tata kelola yayasan,”ucapnya.

“bukan untuk merebut aset, mengambil alih kekuasaan, atau sekadar mengganti kepengurusan,”tegasnya.

Petisi  memuat empat tuntutan utama, yakni pemilihan atau penunjukan ketua yayasan yang baru, pertanggungjawaban pengurus sebelumnya.

Pembenahan pengelolaan aset persawahan, serta audit dan inventarisasi pusaka di Museum Sukapura.

“Kami ingin pengelolaan yayasan berjalan secara transparan dan akuntabel, terutama dalam pertanggungjawaban kepengurusan serta pengelolaan aset yang menjadi amanah bersama,” ungkapnya.

Selain menyoroti kepengurusan dan aset, para penggagas juga mengajak Dewan Pembina, Dewan Pengawas.

Dan pengurus yayasan membuka ruang dialog untuk membahas tuntutan melalui musyawarah.

“Kami siap menjalin silaturahmi, mengawal perbaikan yayasan dengan tetap menjaga persaudaraan serta kelestarian warisan sejarah dan budaya Sukapura,” Tambahnya.

Melalui petisi tersebut, para tokoh berharap Yayasan Sukapura memperkuat pertanggungjawaban pengelolaan demi menjaga amanah serta memberikan manfaat bagi kewargian Sukapura.***

Kabupaten Tasikmalaya

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *