banner 728x250

Usai Dilantik, Muhamad Arsad Bawa GP Ansor Ciamis ke Program Ekonomi hingga Lapangan Kerja

banner 120x600
banner 468x60

CIAMIS — Pelantikan bukan menjadi garis akhir bagi kepengurusan baru Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Ciamis. Di bawah kepemimpinan Muhamad Arsad, organisasi tersebut menyiapkan sejumlah program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi melalui komoditas kakao, beasiswa pendidikan, pelatihan teknologi informasi, hingga job fair.

Muhamad Arsad resmi memimpin PC GP Ansor Kabupaten Ciamis Masa Khidmat 2025–2029 setelah dilantik dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jumat (25/9/2026).

banner 325x300

Arsad mengatakan, kepengurusan baru akan melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sebelumnya sekaligus memperluas jangkauan kegiatan organisasi.

“Ini merupakan langkah awal dari kami, pintu utama. Walaupun sebelumnya satu tahun ke belakang kita memang sudah ada beberapa kegiatan, mudah-mudahan ke depan semakin banyak lagi kegiatan,” ujar Arsad.

Menurutnya, program kerja PC GP Ansor Ciamis tetap mengacu pada arahan pimpinan pusat GP Ansor dan PCNU Kabupaten Ciamis, dengan perhatian pada pemberdayaan kader sekaligus kemanfaatan bagi masyarakat.

Kakao Pamarican Jadi Awal Pemberdayaan Ekonomi

Salah satu program yang tengah dikembangkan adalah budidaya kakao di wilayah Mekarmulya, Kecamatan Pamarican.

Arsad menyebut GP Ansor Ciamis saat ini telah mengembangkan kebun kakao dengan luas hampir satu hektare. Tanaman tersebut telah berusia sekitar satu tahun dan ditargetkan mulai memasuki masa panen sekitar dua setengah tahun mendatang.

“Mudah-mudahan nanti dua tahun setengah itu sudah bisa panen. Dan mudah-mudahan ini bisa direplikasi di tempat-tempat lain, bukan hanya di Mekarmulya,” katanya.

Program tersebut tidak berhenti pada tahap penanaman. GP Ansor Ciamis juga menyiapkan rantai pengembangan mulai dari pembibitan, budidaya hingga pemasaran.

Arsad mengatakan pihaknya bahkan telah memiliki akses pasar dari Jakarta yang siap menampung hasil kakao yang dikembangkan para Pemuda Ansor, khususnya di wilayah Pamarican.

“Kita produksi mulai dari bibit, kemudian pengembangan, bahkan sampai untuk akses pasarnya pun kita sebetulnya sudah ada dari Jakarta,” ujarnya.

Pengembangan kakao tersebut diharapkan dapat direplikasi ke sejumlah wilayah lain di Kabupaten Ciamis.

Arsad berharap komoditas kakao yang sebelumnya mengalami kevakuman dapat kembali dikembangkan dan menjadi salah satu pilihan usaha masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi bangkit lagi kepada masyarakat, menjadi tambah semangat sehingga masyarakat ingin mengembangkan lagi bibitan khususnya untuk penanaman tanaman kakao di wilayah Kabupaten Ciamis,” katanya.

Beasiswa Sarjana untuk Kader Ansor

Selain sektor ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari agenda kepengurusan baru.

PC GP Ansor Ciamis telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Institut Nahdlatul Ulama (INU) Kabupaten Ciamis untuk membuka akses beasiswa pendidikan sarjana bagi kader Ansor.

“Untuk SDM, tadi kita sudah tanda tangan MoU dengan pihak INU di Kabupaten Ciamis untuk menyelenggarakan beasiswa sarjana gratis untuk kader-kader Ansor, khususnya internal,” ujar Arsad.

Program tersebut diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada kader yang belum memiliki pendidikan tinggi agar dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Menurut Arsad, peningkatan pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat kapasitas kader sehingga dapat berkontribusi lebih luas di masyarakat.

Enam Bulan Belajar Teknologi, Kader Disiapkan Masuk Dunia Kerja

Penguatan SDM juga dilakukan melalui Madrasah Teknologi Informasi yang telah berjalan sekitar enam bulan di BLKK Multimedia Kecamatan Pamarican.

Dalam satu angkatan, terdapat 12 peserta yang mengikuti pelatihan.

Program tersebut tidak sekadar memberikan pengetahuan teknologi, tetapi diarahkan pada keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja.

GP Ansor menghadirkan tenaga pengajar untuk memberikan pelatihan selama enam bulan tanpa biaya bagi peserta.

“Dosennya juga kita datangkan. Beliau sudah mau mengajar selama enam bulan itu tanpa dibayar, gratis, betul-betul gratis,” katanya.

Setelah pelatihan, peserta diperkenalkan dengan peluang kerja berbasis digital, termasuk menjadi freelancer dan menawarkan jasa melalui berbagai platform.

“Kita sudah biasa mengenalkan mereka untuk freelancer supaya bisa berpenghasilan walaupun bekerjanya dari rumah, tapi bisa berpenghasilan seperti di kota walaupun di desa,” ujarnya.

Program tersebut menjadi salah satu upaya membuka akses keterampilan dan peluang ekonomi digital bagi kader yang berada di daerah.

Konfercab Raya 27 Kecamatan Digabung dengan Job Fair

Penguatan organisasi juga menjadi agenda yang akan dikerjakan dalam waktu dekat.

PC GP Ansor Ciamis tengah menyiapkan Konfercab Raya yang akan digelar di 27 kecamatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepengurusan GP Ansor di tingkat kecamatan.

Arsad menargetkan seluruh rangkaian Konfercab Raya dapat diselesaikan pada akhir 2026.

“Target kita mudah-mudahan akhir tahun ini bisa selesai kegiatan Konfercab Raya se-Kabupaten Ciamis sebanyak 27 kecamatan,” katanya.

Menariknya, rangkaian Konfercab Raya tidak hanya diarahkan sebagai agenda internal organisasi. PC GP Ansor juga menyiapkan kegiatan sosial sekaligus job fair di sejumlah kecamatan yang menjadi tuan rumah.

Sejumlah perusahaan telah dihubungi untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kita sudah menghubungi beberapa perusahaan supaya bisa ikut bersama-sama dengan kita berkeliling se-Kabupaten Ciamis dalam rangka Konfercab Raya,” ujar Arsad.

Konsep tersebut membuat agenda regenerasi organisasi sekaligus diarahkan menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Dari Kader untuk Masyarakat

Berbagai program yang disiapkan PC GP Ansor Ciamis memperlihatkan arah kepengurusan baru yang tidak hanya berfokus pada konsolidasi internal.

Kakao diarahkan menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi. Beasiswa menjadi jalan meningkatkan pendidikan kader. Madrasah Teknologi Informasi membuka ruang keterampilan dan peluang kerja digital, sementara Konfercab Raya dipadukan dengan kegiatan sosial serta job fair.

Bagi Arsad, seluruh program tersebut pada akhirnya harus bermuara pada satu hal: menghadirkan manfaat yang lebih luas.

“Mudah-mudahan GP Ansor bisa hadir dan memberikan manfaat lebih luas, bukan hanya untuk kader, tapi untuk masyarakat di Kabupaten Ciamis,” tutur Arsad.***

Jurnalis: Nurhaeni

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *