banner 728x250

Rakor Kecamatan Manonjaya Bahas Kekeringan, PBB, hingga Pembentukan Forum Anak

banner 120x600
banner 468x60

 

INEWSCIAMIS.Com – Pemerintah Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama unsur dinas dan instansi, para kepala desa, serta perwakilan sekolah untuk membahas sejumlah program dan persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

banner 325x300

Dalam rakor tersebut membahas pembentukan Forum Anak Daerah (FAD), persiapan Hari Santri Nasional dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

Pencapaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga penanganan dampak musim kemarau.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Manonjaya Pada Senin (12/10/2026).

Camat Manonjaya, Firman Krisnawan mengatakan pembentukan Forum Anak Daerah menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut, menjadi wadah bagi anak-anak untuk berpartisipasi sekaligus mendukung penyampaian program pemerintah di tingkat kecamatan.

Program Forum Anak Daerah

Setelah  kepengurusan lengkap dan mendapatkan persetujuan sesuai mekanisme yang berlaku, Forum Anak Daerah diharapkan dapat segera dilantik,dan akan dituangkan dalam surat keputusan (SK) kecamatan.

Program FAD  pembentukan karakter anak, pencegahan stunting, serta edukasi mengenai penggunaan gadget secara bijak.

Selain itu, membahas persiapan peringatan Hari Santri Nasional di tingkat kecamatan, termasuk rencana pelaksanaan apel.

Kemudian, mempersiapkan kafilah untuk mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Tasikmalaya dijadwalkan di Kecamatan Sukaraja.

Firman berharap para peserta yang mewakili Kecamatan Manonjaya dapat memberikan hasil terbaik.

Pencapaian PBB dan Penanganan Kekeringan Jadi Perhatian

Dalam kesempatan yang sama, Firman menyoroti realisasi penerimaan PBB di Kecamatan Manonjaya yang hingga Oktober 2026 masih berada di kisaran 70–80 persen.

Ia mengimbau para kepala desa terus mensosialisasikan kewajiban membayar pajak kepada masyarakat sehingga target penerimaan dapat tercapai.

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah dampak musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekurangan air bersih.

Firman menyampaikan apresiasi kepada para relawan penanggulangan bencana (RPB) Kecamatan Manonjaya dan seluruh pihak yang telah membantu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat selama musim kemarau

Berkomitmen menjaga sinergi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

APDESI Tekankan Pentingnya Aksi Nyata

Sementara itu, Ketua APDESI Kecamatan Manonjaya, Dian Cahyadinata  mengingatkan kegiatan pemerintah tidak  berhenti pada seremoni, tetapi harus memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia mengajak camat, kepala desa, kepala sekolah, untuk memperkuat kepedulian sosial serta bekerja sama  menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah Manonjaya.

Menurut Dian, salah satu persoalan mendesak adalah pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.

Ia mengusulkan agar pemerintah mengkaji anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membantu operasional penanganan kekeringan.

Termasuk mencari dan memanfaatkan sumber air yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ragil menilai, kolaborasi antarpihak sangat diperlukan agar penanganan kekeringan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

 Rencana Penataan Kawasan Jembatan Cirahong.

Menurutnya, rencana pembangunan jembatan baru sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil usaha dan produk lokal.

Ia berharap terus diperjuangkan melalui pemerintah daerah dan dimasukkan dalam pembahasan perencanaan pembangunan sesuai tahapan yang berlaku.

Dian juga menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah desa, mulai dari keterbatasan anggaran, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Terkait data desil kesejahteraan masyarakat, ia meminta proses pendataan dan pemutakhiran secara lebih transparan serta melibatkan unsur kewilayahan.

Menurutnya, kejelasan data sangat penting agar masyarakat yang membutuhkan tidak mengalami kesulitan dalam mengakses program bantuan.

Soroti Koordinasi Program dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

Dian turut menekankan pentingnya koordinasi antara pelaksana program pemerintah, termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan pemerintah desa.

Ia berharap pelaksanaan program dapat melibatkan pelaku UMKM, pedagang, dan petani lokal.

Terutama agar pemerintah desa dapat menjalankan fungsi koordinasi dan pelayanan secara optimal.

Dian juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung kegiatan keagamaan, termasuk peringatan Hari Santri Nasional dan Tasikmalaya Bersholawat.

Namun, ia menegaskan  semangat kebersamaan bisa melalui  kepedulian sosial serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kecamatan Manonjaya berharap koordinasi lintas sektor semakin kuat.

Sehingga berbagai program pembangunan, pelayanan publik, dan penanganan persoalan masyarakat dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi warga.***

Kabupaten Tasikmalaya

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *