INEWSCIAMIS.Com — Gerakan Pramuka kembali menjadi ruang pembelajaran karakter bagi generasi muda di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis.
47 pangkalan dari jenjang SD, MI, SMP, MTs ambil bagian dalam Lomba Tingkat (LT) II Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Cikoneng.
Kegiatan tersebut Digelar di Lapang Sepak Bola Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng. Rabu (7/10/2026).
Ajang kompetisi antar pangkalan.
Tetapi juga menjadi wadah untuk menguji kedisiplinan, keterampilan, kecerdasan, kerja sama dan karakter peserta didik melalui berbagai aktivitas kepramukaan.
Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Pramuka Cikoneng, Dodo, S.Pd., mengatakan LT II merupakan kegiatan berkala, bagian dari pembinaan Gerakan Pramuka di tingkat kwartir ranting merupakan turunan program Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis.
“Kegiatan Ini merupakan kegiatan LT II tingkat Kwaran Kecamatan Cikoneng setiap lima tahun sekali, sebagai turunan dari program kegiatan yang ada di Kwarcab,” kata Dodo.
Menurutnya, LT II menjadi tahapan penting untuk menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Kwaran Cikoneng pada tingkat Kwarcab Kabupaten Ciamis.
Sebanyak 47 pangkalan mengikuti kegiatan tersebut dengan komposisi peserta putra dan putri.
Mereka berasal dari berbagai satuan pendidikan mulai jenjang SD, MI, SMP hingga MTs.
Menambahkan, untuk tingkat SD/MI terdapat 32 mata lomba, sedangkan tingkat SMP/MTs 37 mata lomba.
Berbagai aspek diuji, mulai dari kegiatan keagamaan, keterampilan kepramukaan hingga Asta Karya.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka.
“Tujuan kegiatan ini untuk mendidik peserta didik dalam kepramukaan, terutama dalam moto Gerakan Pramuka, bahwa Pramuka itu adalah ‘Dasa Darmaku Kudar makan,” katanya.
Pembentukan karakter
Bagi Kwaran Cikoneng, nilai penting dari kegiatan tersebut bukan semata-mata siapa yang menjadi juara.
Lebih jauh, LT II diharapkan peserta didik agar 8 disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan memiliki karakter positif.
Dodo menilai pembentukan karakter tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kegiatan ini penting dan harus dilaksanakan untuk menanam kedisiplinan anak dan meningkatkan karakter peserta didik, termasuk meningkatkan kecerdasan dan kualitas sumber daya manusia, itu yang paling utama,” katanya.
Ia berharap pembinaan Pramuka ke depan tidak berhenti pada kegiatan perlombaan.
Aktivitas kepramukaan diharapkan terus hidup di masing-masing pangkalan sehingga nilai-nilai yang diajarkan benar-benar menjadi bagian dari keseharian peserta didik.
“Kegiatan ini harus kontinyu secara rutin, bukan hanya sekadar dalam kegiatan lomba-lomba, tetapi ada kegiatan di pangkalan masing-masing sehingga memiliki karakter dan bangga sebagai anggota Gerakan Pramuka,” harapnya.
Kepala Sekolah Guyub, dukungan terhadap pelaksanaan LT II disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Cikoneng, Asep Saepul, S.Pd., M.Pd.
Ia mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik.
Dalam mengembangkan kedisiplinan, kecerdasan, keterampilan serta kemampuan bekerja sama.
Menurutnya, kegiatan Pramuka memiliki nilai pendidikan yang tidak diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas.
“Seluruh kepala sekolah mulai dari SD, MI, SMP dan MTs guyub bersama dalam menyukseskan kegiatan LT II Gerakan Kwartir Ranting Pramuka Kecamatan Cikoneng,” ungkapnya.
Kebersamaan para kepala sekolah dan satuan pendidikan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan nonakademik.
LT II Gerakan Pramuka Kwaran Cikoneng pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang perlombaan dan perolehan nilai.
Di balik berbagai mata lomba, terdapat pembelajaran untuk membentuk generasi disiplin, mandiri, terampil,
Kemudian, memiliki kepedulian dan mampu menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pramuka membentuk karakter generasi untuk menjadi sumber daya manusia yang lebih tangguh dan berkualitas.***

















