INEWSCIAMIS.Com — Semangat memperkuat persatuan dan menjaga kedaulatan negara menjadi pesan utama dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tingkat Kodim 0613/Ciamis yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Senin (5/10/2026).
Upacara tersebut menjadi momentum konsolidasi antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya melibatkan Kabupaten Ciamis, kegiatan juga dihadiri unsur Forkopimda dari Kota Banjar sebagai bagian dari wilayah teritorial Kodim 0613/Ciamis.
Upacara diikuti personel TNI, perwakilan Polri, Subdenpom Ciamis, Damkar, Satpol PP, Dishub, unsur akademisi, pelajar hingga organisasi kemasyarakatan.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf. Antonius Ari Widiyono, S.Sos., M.Hum., Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, Wali Kota Banjar, Ketua DPRD Ciamis H. Nanang Permana, S.H., M.H., Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., Kajari Ciamis Herru Kamarullah, S.H., M.H., Kepala Pengadilan Negeri Ciamis Eries Suhermah Lubis, Kalapas Ciamis Supriyanto serta Kepala Pengadilan Agama Ciamis Yunadi, S.Ag.
Hadir pula para kepala SKPD, pejabat utama Kodim 0613/Ciamis, unsur Forkopimda Kota Banjar, Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Ketua Persit serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Dalam upacara tersebut, Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf. Antonius Ari Widiyono membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menekankan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat merupakan hasil dari pengabdian prajurit selama ini. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus terus dijaga.
Sejalan dengan itu, penguatan TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan harus diikuti peningkatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme setiap personel.
“Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul,” demikian pesan Panglima TNI yang dibacakan Dandim.
Menurut Panglima TNI, lingkungan strategis terus mengalami perubahan. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama.
Karena itu, TNI diminta tetap kokoh pada jati dirinya dan memperjelas arah pengabdiannya. Momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi tonggak untuk memperteguh tekad menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan serta melindungi kekayaan Nusantara.
Salah satu penekanan utama dalam amanat tersebut adalah menjadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian TNI, yang mencakup Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Profesional berarti setiap prajurit harus menguasai tugas dan tanggung jawabnya, meningkatkan kompetensi melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis serta menjalankan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Responsif menuntut prajurit peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini dan bertindak cepat, tepat serta terukur ketika negara dan masyarakat membutuhkan.
Sementara nilai Integratif menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas dan mengawal pembangunan.
Adapun Modern diarahkan pada kemampuan menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi tanggung jawab TNI secara optimal dan terintegrasi.
Sedangkan Adaptif berarti menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan dan kemampuan dengan perkembangan ancaman.
Kelima nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi pedoman dalam cara berpikir, bersikap dan bertindak setiap prajurit TNI dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Ciamis juga memperlihatkan kuatnya sinergi lintas institusi dan elemen masyarakat. Kehadiran unsur pemerintahan, TNI-Polri, pelajar, akademisi serta organisasi kemasyarakatan menjadi gambaran bahwa menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa merupakan tanggung jawab bersama.
Rangkaian upacara berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Momentum tersebut ditutup dengan semangat memperkuat pengabdian TNI untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.***
Reporter:Nurhaeni

















