CIAMIS,inewsciamis.com,- Kontingen paduan suara PGRI Kabupaten Ciamis membuktikan dominasinya di level provinsi. Tim yang beranggotakan para tenaga pendidik ini sukses menembus babak final dalam ajang bergengsi “Puspa Swara Wanoja Sunda”. Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan posisi Ciamis sebagai salah satu kekuatan besar dalam pelestarian seni vokal Sunda di Jawa Barat.
Mengangkat tema “Ngaguar Asih, Ngahudangkeun Rasa”, kompetisi ini bertujuan mengasah harmoni suara sekaligus memperkuat identitas perempuan Sunda.
Menariknya, PGRI Ciamis mampu menyisihkan puluhan peserta lain hingga berhasil mengamankan posisi dalam deretan 10 besar finalis terbaik.
Respons Positif dari Ketua PGRI Ciamis
Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Edi Rusyana, menyambut gembira kabar membanggakan tersebut.
Ia menilai, pencapaian ini merupakan buah dari dedikasi dan latihan disiplin yang dilakukan para anggota tim di sela-sela kesibukan mereka mengajar.
”Ini adalah kebanggaan luar biasa. Para ibu guru kita menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mampu mendidik di kelas, tapi juga lihai dalam menjaga warisan budaya lewat seni suara,” tegas Edi saat memberikan keterangan resmi.
Lebih lanjut, Edi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Tatar Galuh untuk merapatkan barisan memberikan dukungan.
Pasalnya, doa dan dukungan publik menjadi suntikan semangat utama bagi tim agar mampu tampil tanpa beban di babak final nanti.
Menatap Persaingan Ketat di Jawa Barat
Walaupun demikian, tantangan besar sudah menanti di depan mata.
Pada partai puncak nanti, PGRI Ciamis juga akan berhadapan dengan kontestan-kontestan tangguh.
Seperti perwakilan dari PGRI Kota Bandung, Kabupaten Purwakarta.
Kemudian, organisasi kewanitaan seperti Bhayangkari, Persit, dan TP PKK dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Barat.
Para finalis dijadwalkan akan bertarung memperebutkan gelar Juara Utama I, II, dan III, serta kategori juara favorit.
Bagi PGRI Ciamis, target yang diusung bukan sekadar membawa pulang trofi.
Melainkan menjaga marwah dan nama baik daerah di panggung Jawa Barat.
Pada akhirnya, momentum ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pendidik di Ciamis.
Keberhasilan menembus final menjadi bukti nyata bahwa semangat kreativitas dan kecintaan pada budaya lokal dapat menghasilkan prestasi yang diakui secara luas.
Penulis: Hasna Ismi Lutfiyah
