News  

Sentil Layanan KUA di Era Digital, Kakanwil Kemenag Jabar: Salah Sedikit Bisa Viral

Ciamis,Inewsciamis.com,- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jawa Barat, Dudu Rohman, memberikan peringatan keras kepada jajarannya untuk terus menjaga profesionalisme. Ia mengingatkan bahwa di era digital saat ini, masyarakat jauh lebih kritis dan setiap pelayanan publik berada di bawah “mikroskop” netizen.

​Pesan tersebut ia sampaikan saat memberikan pembinaan kepada seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan penghulu se-Kabupaten Ciamis di Aula Kemenag Ciamis, Kamis (23/4/2026).

Dudu menekankan bahwa integritas bukan lagi sekadar slogan, melainkan kebutuhan wajib.

​”Sekarang ini, pelayanan sedikit saja tidak maksimal bisa langsung viral. Karena itu, kita harus menjaga profesionalisme dan integritas,” tegas Dudu di hadapan para peserta.

​Bukan Sekadar Tukang Catat Nikah

​Dudu mendorong para penghulu dan Kepala KUA untuk terus memoles kapasitas diri. Menurutnya, tantangan zaman menuntut aparatur Kemenag tidak hanya jago dalam urusan administratif, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang mumpuni.

​Sebab, ia memandang ASN Kemenag sebagai bagian dari “kementerian dakwah”. Tugas mereka bukan sekadar urusan berkas, melainkan menyampaikan nilai-nilai keagamaan dan kemaslahatan di tengah masyarakat.

​”Penghulu dan Kepala KUA harus terus meningkatkan kapasitas diri, baik dari sisi keilmuan maupun keterampilan teknis. Ini penting agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks,” ujarnya.

​Kolaborasi dan Jurus Lobi Lahan

​Selain soal mentalitas, Dudu juga membocorkan strategi untuk memperkuat infrastruktur KUA melalui konsep Al-Qiyadah At-Ta’awuniyah atau kepemimpinan kolaboratif. Ia meminta jajarannya proaktif menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah (Pemda).

​Ia mencontohkan keberhasilan di beberapa wilayah, seperti Depok, yang sukses mendapatkan hibah lahan dari Pemda untuk pembangunan KUA.

​”Kita harus mengoptimalkan aset dan menguatkan infrastruktur. Kolaborasi dengan pemerintah setempat sangat penting, seperti yang sudah berhasil dilakukan di beberapa daerah,” tambahnya.

​Ciamis Minim Keluhan

​Meski memberikan banyak wejangan, Dudu tak pelit memberikan apresiasi. Ia memuji kinerja jajaran KUA di Kabupaten Ciamis yang sejauh ini tergolong solid. Hingga saat ini, laporan atau pengaduan negatif dari masyarakat di wilayah tersebut terbilang minim.

​”Kondisi ini mencerminkan kekompakan dan kualitas pelayanan di Ciamis sudah berada di jalur yang benar,” ungkapnya.

​Menutup arahannya, Dudu juga menyinggung soal pendidikan. Ia berharap setiap daerah mampu melahirkan madrasah unggulan yang kompetitif.

Melalui pembinaan ini, ia berharap Kemenag benar-benar hadir sebagai institusi yang memberikan manfaat nyata bagi umat, bukan sekadar pelengkap birokrasi.

Exit mobile version