banner 728x250
News, Polri  

Nasol Cup 2026 Makin Semarak, Turnamen Tenis Meja Jadi Ajang Bangkitkan Semangat Warga

banner 120x600
banner 468x60

INEWSCIAMIS,Com– Semangat olahraga dan kebersamaan kembali terasa di Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Setelah bola voli dan catur, Karang Taruna Desa Nasol melanjutkan rangkaian Nasol Cup 2026 melalui turnamen tenis meja yang mempertemukan warga dari 10 dusun.
Turnamen tersebut digelar di Gedung Olahraga Desa Nasol, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, HUT ke-80 Bhayangkara Polri, sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bukan sekadar mengejar gelar juara, turnamen tenis meja tersebut dirancang sebagai ruang pertemuan warga. Karang Taruna ingin menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun kembali semangat kebersamaan masyarakat.

banner 325x300

Ketua Karang Taruna Desa Nasol, Muhamad Rifa’i, mengatakan turnamen tenis meja telah menjadi bagian dari agenda Nasol Cup yang disusun panitia sejak awal.

Sebelumnya, panitia telah menggelar turnamen bola voli putra dan putri antardusun, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan catur kategori umum.

“Ini bukan sekadar pertandingan. Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi bagi warga,” kata Rifa’i.

Menurut dia, olahraga memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Selain menjaga kebugaran, kegiatan olahraga dapat menjadi ruang interaksi warga yang di tengah kesibukan sehari-hari semakin jarang dilakukan.

“Kami ingin warga bisa berkumpul, berolahraga, sekaligus menjaga kekompakan,” ujarnya.

Yadi dari Dusun Carik Keluar sebagai Juara

Persaingan turnamen tenis meja berlangsung sengit hingga pertandingan terakhir. Yadi, peserta dari Dusun Carik, akhirnya berhasil merebut posisi juara pertama.

Juara kedua diraih Agus dari Dusun Cikuda, sedangkan Askom dari Dusun Desa menempati posisi ketiga.
Para pemenang tidak hanya memperoleh trofi dan medali. Panitia juga memberikan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi yang berhasil diraih.

Rifa’i mengatakan penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin aktif mengikuti berbagai kegiatan olahraga.
Lebih jauh, ia berharap Nasol Cup tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka memperingati hari-hari besar.

Menurutnya, kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat dari berbagai dusun dapat menjadi salah satu cara untuk menemukan bibit atlet potensial dari Desa Nasol.

“Harapannya, dari kegiatan seperti ini muncul atlet-atlet muda yang nantinya bisa membawa nama baik Desa Nasol di bidang olahraga,” katanya.

Karang Taruna Mulai Bangkit
Di tengah semaraknya kompetisi, geliat Karang Taruna Desa Nasol juga mendapat perhatian dari tokoh masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat Desa Nasol, Unang Danuwarso, mengapresiasi langkah Karang Taruna yang kembali aktif menghadirkan berbagai kegiatan di tengah masyarakat.

Menurut Unang, aktivitas tersebut menunjukkan adanya upaya membangun kembali ruang kebersamaan warga setelah organisasi kepemudaan tersebut sempat mengalami kevakuman kegiatan.
“Inovasinya baik dan positif. Setelah lama pasif, sekarang langsung bangkit dan ngegas dengan berbagai kegiatan,” ujar Unang.

Ia menilai kegiatan Karang Taruna tidak hanya berfokus pada bidang olahraga. Sejumlah kegiatan sosial dan edukasi juga mulai dilakukan, termasuk sosialisasi mengenai pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Bagi Unang, rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemuda desa memiliki ruang yang besar untuk mengambil peran dalam kehidupan masyarakat.

Olahraga menjadi salah satu pintu untuk membangun kebersamaan, sementara kegiatan sosial dan edukasi menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia berharap geliat positif Karang Taruna Desa Nasol dapat terus dipertahankan dan dikembangkan setelah seluruh rangkaian Nasol Cup 2026 berakhir.

Dengan demikian, kegiatan yang awalnya digelar untuk memeriahkan berbagai momentum peringatan hari besar tersebut diharapkan tidak hanya meninggalkan trofi bagi para juara, tetapi juga meninggalkan semangat baru bagi masyarakat untuk terus bergerak, berkarya, dan menjaga kekompakan di Desa Nasol.***

Reporter: Ismie

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *