BERITA KOTA TASIKMALAYA
INEWSCIAMIS.Com – Semangat generasi muda dalam mempelajari dan mencintai Al-Qur’an kembali terlihat dalam ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Kota Tasikmalaya Tahun 2026 yang digelar di SDIT Al-Istiqomah Hj. Aminah, Kamis (18/6/2026).
Di antara para peserta terbaik hasil seleksi tingkat kecamatan, hadir sosok muda yang mencuri perhatian, yakni Alzio Abyastha, siswa SD AT Taufik yang mewakili Kecamatan Tawang pada cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Alzio merupakan putra dari Bapak Feri yang berhasil melangkah ke tingkat kota setelah menunjukkan prestasi pada ajang Pentas PAI tingkat kecamatan.
Meski masih tergolong peserta pemula dalam cabang MTQ, Alzio tampil percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri serta peserta lain yang sebagian besar telah memiliki pengalaman lebih banyak dalam kompetisi serupa.
Keikutsertaan Alzio menjadi bukti bahwa usia dan pengalaman bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Dengan semangat belajar yang tinggi serta dukungan dari keluarga dan sekolah, siswa muda tersebut mampu menembus persaingan hingga tingkat kota dan membawa nama baik sekolahnya.
Guru pembimbing, Ustaz Uhep dan Ustaz Ridwan, mengatakan bahwa membina anak-anak agar mencintai Al-Qur’an dan dunia MTQ membutuhkan proses yang panjang serta pendampingan yang konsisten.
“Menumbuhkan minat anak-anak terhadap MTQ memang gampang-gampang susah. Dibutuhkan kesabaran, latihan yang berkelanjutan, serta dukungan dari orang tua dan lingkungan sekolah. Namun ketika anak sudah mencintai Al-Qur’an, mereka akan belajar dengan penuh semangat dan keikhlasan,” ujar keduanya.
Menurut mereka, keberanian Alzio tampil di ajang tingkat kota merupakan capaian yang patut diapresiasi. Selain menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an, pengalaman tersebut juga menjadi sarana pembentukan mental, karakter, dan kepercayaan diri anak sejak usia dini.
Pentas PAI sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan para siswa terbaik dari berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya dalam sejumlah cabang lomba keagamaan Islam.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap nilai-nilai keislaman.
Bagi SD AT Taufik, keikutsertaan Alzio di tingkat kota menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti bahwa pembinaan pendidikan agama yang dilakukan sekolah mampu melahirkan generasi yang berani tampil dan terus mengembangkan potensinya.
“Kami berharap Alzio dapat menjadi motivasi bagi teman-temannya untuk terus belajar, berlatih, dan berani menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Prestasi bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang proses belajar, pembentukan karakter, serta kecintaan kepada Al-Qur’an,” tambah para pembimbing.
Meski masih berada pada tahap awal perjalanan di dunia MTQ, pengalaman yang diraih Alzio di Pentas PAI Tingkat Kota Tasikmalaya menjadi bekal berharga untuk terus berkembang di masa depan.
Semangat dan keberaniannya diharapkan mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mengukir prestasi yang membanggakan bagi keluarga, sekolah, dan daerah.***
Reporter: Heni
