banner 728x250
News, Polri  

“Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan”, Polres Ciamis Tembus 204 Ton Serapan Jagung

banner 120x600
banner 468x60

INEWSCIAMIS.Com – Komitmen Polres Ciamis dalam mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan.

Pada Jumat (19/6/2026), jajaran Polres Ciamis kembali mengirimkan 14,163 ton jagung pipil kering hasil panen petani ke Gudang Bulog Tasikmalaya sebagai bagian dari upaya optimalisasi serapan hasil pertanian sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.

banner 325x300

Pengiriman jagung tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis yang berada di bawah wilayah hukum Polres Ciamis. Seluruh hasil panen yang dikirim telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan Bulog dengan kadar air rata-rata di bawah 14 persen dan kandungan aflatoksin di bawah 50 PPB, sehingga layak untuk diserap sebagai bagian dari stok pangan pemerintah.

Berdasarkan data yang dihimpun, pengiriman kali ini terdiri dari hasil serapan Polsek Kawali sebanyak 2,50 ton, Polsek Panjalu 2 ton, Polsek Panawangan 2 ton, Polsek Lakbok 0,9 ton, serta Satresnarkoba Polres Ciamis sebanyak 8 ton. Dengan tambahan tersebut, total serapan jagung hasil panen petani yang telah berhasil disalurkan ke Gudang Bulog Tasikmalaya hingga saat ini mencapai 204,163 ton.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, petani, kelompok tani, Bulog, dan pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional. Selain menjaga ketersediaan stok pangan, program serapan hasil panen juga memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga hasil produksi mereka dapat terserap dengan baik.

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah sekaligus bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat. Salah satunya melalui pendampingan dan pengawalan penyerapan hasil panen petani agar memiliki kepastian pasar dan nilai ekonomi yang lebih baik,” ujar AKBP Hidayatullah.

Menurut Kapolres, keberhasilan serapan jagung yang telah mencapai lebih dari 204 ton menunjukkan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Program penyerapan jagung melalui Bulog dinilai memiliki dampak positif terhadap stabilitas harga hasil panen di tingkat petani.

Dengan adanya kepastian penyerapan, petani memiliki jaminan pasar sehingga lebih termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Kondisi tersebut pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani serta penguatan ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Selain memberikan manfaat ekonomi bagi petani, penyerapan hasil panen secara berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat cadangan pangan pemerintah. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Ciamis akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui penguatan sinergi dengan petani, kelompok tani, pemerintah daerah, dan Bulog.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak. Kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Ketahanan pangan yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan bangsa,” tegasnya.

Keberhasilan serapan jagung hingga mencapai 204,163 ton menjadi bukti bahwa dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya sebatas wacana, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Melalui sinergi yang terus dibangun, Polres Ciamis berharap program ketahanan pangan dapat semakin kuat sekaligus mendorong terwujudnya Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *