INEWSCIAMIS.Com — Polres Ciamis menggelar program Mobil Ngopi Aspirasi bertajuk Secangkir Kopi, Sejuta Aspirasi, Kamtibmas Ciamis Tetap Kondusif di kawasan Pasar Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 13.30 WIB.
Mempertemukan polisi dengan ojek pangkalan, pedagang asongan, perangkat desa, serta masyarakat untuk membahas keamanan dan pelayanan publik.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran PJU Polres Ciamis.
Sekitar 24 peserta mengikuti dialog yang berlangsung secara informal di lingkungan Pasar Imbanagara.
“Melalui Mobil Ngopi Aspirasi, kami ingin membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat,ujarnya
Warga bisa menyampaikan keluhan, saran, maupun informasi mengenai kamtibmas secara langsung sehingga kami dapat mengetahui kondisi yang mereka hadapi,” tuturnya.
Dalam dialog itu, kepolisian mengajak ojek pangkalan, pedagang dan perangkat desa mengambil peran dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kelompok tersebut beraktivitas setiap hari di ruang publik sehingga dapat membantu polisi mengenali situasi maupun potensi gangguan keamanan di wilayahnya.
AKBP Eko Iskandar mengatakan kepolisian akan menggunakan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan.
Ia juga menyoroti kebutuhan warga terhadap akses pelayanan administrasi kepolisian, termasuk pengurusan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Kami akan menampung setiap masukan yang muncul dalam kegiatan ini,”katanya.
Termasuk persoalan pelayanan SIM dan kebutuhan masyarakat terhadap kehadiran patroli di titik-titik yang ramai aktivitas warga.
Perwakilan masyarakat Desa Imbanagara turut menyampaikan kondisi keamanan yang mereka rasakan selama ini.
Warga menilai patroli kepolisian membantu memberikan rasa aman, terutama bagi pengemudi ojek pangkalan yang masih bekerja hingga malam serta pedagang yang beraktivitas di kawasan pasar.
Salah seorang perwakilan ojek pangkalan juga menyampaikan kebutuhan terkait masa berlaku SIM yang akan segera berakhir.
Mereka berharap kepolisian dapat menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau, termasuk melalui pelayanan jemput bola bagi pekerja yang memiliki keterbatasan waktu.
“Kami berharap pelayanan SIM lebih dekat, tentu akan sangat membantu,” pungkasnya.***
