Masuk Kampus Bukan Berarti Lepas dari Tanggung Jawab Kebangsaan, 1.772 Mahasiswa Unigal Dibekali Bela Negara

INEWSCIAMIS.Com — Memasuki dunia perguruan tinggi, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik. Kesadaran sebagai warga negara dan tanggung jawab menjaga persatuan juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Pesan tersebut menjadi bagian dari PKKMB Universitas Galuh Tahun Akademik 2026/2027 yang diikuti sekitar 1.772 mahasiswa baru.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara, jati diri bangsa serta kesadaran bela negara dari Direktur Sumber Daya Manusia Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Raden Yoga Raharja, S.E., M.M., M.I.Pol.

Materi diarahkan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Bela negara juga diperkenalkan sebagai kesadaran mengenai hak dan kewajiban warga negara yang dapat diwujudkan sesuai peran masing-masing.

Sebagai bentuk penguatan pembekalan tersebut, mahasiswa baru peserta PKKMB Universitas Galuh akan mendapatkan sertifikat bela negara dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Selain materi bela negara, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan karakter dari Kejaksaan, termasuk pencegahan intoleransi, radikalisme dan anarkisme serta penguatan nilai antikorupsi, antiterorisme dan antiplagiarisme.

Bagi Universitas Galuh, pembentukan mahasiswa berdampak tidak cukup hanya dengan kemampuan akademik. Karakter kebangsaan, penghormatan terhadap keberagaman dan kepedulian terhadap lingkungan sosial menjadi bagian dari bekal mahasiswa dalam menjalani kehidupan kampus.

Dengan demikian, PKKMB menjadi momentum untuk mengingatkan mahasiswa bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah pada akhirnya memiliki tanggung jawab sosial bagi masyarakat, bangsa dan negara.***

Jurnalis: Nurhaeni

Exit mobile version