BERITA KOTA TASIKMALAYA
INEWSCIAMIS.Com— Organisasi masyarakat Gibas Sektor Tamansari Resort Kota Tasikmalaya resmi memiliki ketua baru. Maksum Sagara dikukuhkan sebagai Ketua Gibas Sektor Tamansari periode 2026–2030 dalam prosesi yang berlangsung di Aula Rumah Makan Saung Sambel Hejo, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan pengukuhan berlangsung tertib dan penuh nuansa kekeluargaan. Sejumlah pengurus Gibas Kota Tasikmalaya, tokoh masyarakat, anggota organisasi, hingga tamu undangan turut hadir dalam agenda tersebut.
Mengusung tema “Mempererat Solidaritas dan Sinergi Organisasi Gibas di Tengah Dinamika Perubahan,” kegiatan itu menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus mempererat hubungan antaranggota di tengah perkembangan sosial masyarakat yang terus berubah.
Ketua Gibas Kota Tasikmalaya, H. Agus Ridwan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan membangun organisasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menilai Gibas harus hadir sebagai organisasi yang menjunjung tinggi persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, serta mampu bersinergi bersama TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Gibas harus menjadi organisasi yang cinta damai, menjaga kondusivitas lingkungan, serta mampu bersinergi bersama TNI dan Polri demi terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Gibas Sektor Tamansari yang baru dikukuhkan, Maksum Sagara, menyampaikan bahwa penguatan soliditas organisasi menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya ke depan.
Menurutnya, Gibas Sektor Tamansari akan fokus melakukan pembenahan struktur organisasi sekaligus meningkatkan kekompakan antaranggota hingga tingkat subsektor di setiap kelurahan.
“Di Tamansari sendiri terdapat delapan subsektor. Ke depan kami ingin seluruh anggota tetap solid, aktif, dan mampu menjaga nama baik organisasi di tengah masyarakat,” kata Maksum.
Selain penguatan internal, pihaknya juga akan menjalankan program kerja yang lebih menyentuh masyarakat, khususnya di bidang sosial dan kemanusiaan.
Program 100 hari kerja yang akan dijalankan di antaranya kegiatan santunan anak yatim, sunatan massal, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekitar.
“Program awal kami fokus pada kegiatan sosial dan penguatan solidaritas anggota. Kami ingin Gibas hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh program organisasi nantinya akan berjalan sesuai aturan AD/ART serta dilaporkan secara berjenjang kepada pengurus resort sebagai bentuk tanggung jawab organisasi.
Maksum berharap Gibas Sektor Tamansari mampu menjadi organisasi yang semakin dewasa, solid, dan terus menjalin sinergitas bersama media, ormas, LSM, serta seluruh elemen masyarakat di wilayah Tamansari.***
Reporter: Heni
