DPM-BEM INU Ciamis Mulai Langkah Baru, Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Garda Depan Kampus

INEWSCIAMIS.Com — Kepengurusan baru Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis periode 2026–2027 mulai menyusun langkah awal organisasi.

Hal itu ditandai dengan silaturahmi sekaligus audiensi bersama Rektor INU Ciamis, Dr. H. Kusoy Fadiliyah, M.Si., Senin (28/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di lingkungan INU Ciamis tersebut menjadi momentum perdana bagi jajaran pengurus DPM dan BEM hasil Pemilihan Raya (Pemira) Ketua DPM dan Ketua BEM yang digelar pada 19 September 2026.

Tidak sekadar memperkenalkan kepengurusan baru, audiensi tersebut menjadi ruang untuk membahas sejumlah agenda strategis organisasi, mulai dari struktur kepengurusan, pembagian tugas dan fungsi, optimalisasi program kerja, hingga agenda kelembagaan dalam waktu dekat.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah persiapan Pelantikan Bersama DPM dan BEM INU Ciamis yang direncanakan berlangsung Ahad, 1 November 2026, di Aula Kementerian Agama Kabupaten Ciamis.

Selain pelantikan, DPM juga menyiapkan Orientasi Kepemimpinan dan Tata Kelola Organisasi. Kegiatan tersebut diarahkan sebagai ruang pembekalan bagi pengurus untuk memahami tugas pokok dan fungsi, mekanisme organisasi, tata kelola kelembagaan, serta pola kerja dalam menjalankan fungsi representasi mahasiswa.

Rektor Dorong Mahasiswa Jadi Bagian dari Kemajuan Kampus

Dalam arahannya, Rektor INU Ciamis Dr. H. Kusoy Fadiliyah menekankan pentingnya peran organisasi mahasiswa dalam mendukung perkembangan institut.

Terlebih, INU Ciamis saat ini tengah memasuki momentum pengembangan akademik dengan hadirnya sejumlah program studi baru.

“Program utama yang harus dijalankan adalah bagaimana DPM dan BEM mampu menjadi garda terdepan dalam menggait calon mahasiswa untuk berkuliah di INU Ciamis,” kata Kusoy.

Ia menyebutkan, INU Ciamis telah meluncurkan dua program studi baru di Fakultas Tarbiyah, yakni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Selain itu, INU Ciamis juga membuka Program Pascasarjana S-2 dengan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Islam.

Menurut Kusoy, keberadaan program studi tersebut menjadi peluang yang perlu disinergikan dengan seluruh elemen kampus, termasuk organisasi mahasiswa.

“Ini menjadi peluang besar yang harus disinergikan bersama seluruh elemen mahasiswa,” ujarnya.

Ia berharap DPM dan BEM tidak hanya menjalankan fungsi internal organisasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari ekosistem pengembangan kampus.

Komunikasi yang baik dengan seluruh unsur civitas akademika, menurutnya, penting dibangun agar organisasi mahasiswa dapat turut memperkenalkan potensi serta program pendidikan INU Ciamis kepada masyarakat.

DPM Siapkan Fondasi Tata Kelola Organisasi

Ketua DPM INU Ciamis, Fajar Riansyah, mengatakan audiensi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi kelembagaan yang terbuka antara mahasiswa dan pimpinan institut.

“Silaturahmi ini bagi kami bukan sekadar pertemuan perdana setelah terpilih, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang baik antara DPM, BEM, dan pimpinan institut,” ujar Fajar.

Ia mengatakan, komunikasi tersebut diperlukan agar setiap program kerja mahasiswa dapat disusun dan dilaksanakan dengan arah yang jelas.

Dalam waktu dekat, DPM akan memfokuskan perhatian pada persiapan pelantikan bersama serta Orientasi Kepemimpinan dan Tata Kelola Organisasi.

Kegiatan orientasi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pengurus DPM untuk memahami tugas, fungsi dan tanggung jawab kelembagaan.

Fajar menambahkan, DPM akan berupaya membangun budaya organisasi yang komunikatif, aspiratif dan bertanggung jawab.

“Kami berharap komunikasi yang dibangun sejak awal ini dapat menjadi pondasi untuk menciptakan hubungan kelembagaan yang harmonis. DPM akan berusaha hadir sebagai lembaga yang mampu menyerap aspirasi sekaligus mengawal kepentingan mahasiswa melalui kerja-kerja kelembagaan yang terarah,” katanya.

BEM Siapkan Sinergi dan Program yang Berdampak

Sementara itu, Ketua BEM INU Ciamis, Andika Tridana Putra, menegaskan kesiapan BEM membangun sinergi bersama DPM dan pihak institut selama masa kepengurusan 2026–2027.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menyatukan langkah dan membangun sinergi sejak awal kepengurusan,” ujar Andika.

Menurutnya, BEM akan menjalankan fungsi eksekutif mahasiswa dengan mengedepankan komunikasi, kolaborasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.

BEM juga menyatakan siap bersinergi dengan DPM maupun pimpinan institut dalam mendukung berbagai agenda dan pengembangan INU Ciamis.

Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Berbagai arahan serta masukan dari pimpinan institut menjadi bahan awal bagi DPM dan BEM dalam menyusun langkah kerja kepengurusan ke depan.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya perjalanan kepengurusan DPM dan BEM INU Ciamis periode 2026–2027.

Bukan sekadar pergantian kepengurusan, momentum tersebut menjadi awal untuk membangun tradisi organisasi mahasiswa yang komunikatif, aspiratif dan kolaboratif.

Di tengah pengembangan program akademik INU Ciamis, DPM dan BEM dituntut tidak hanya aktif dalam kegiatan internal mahasiswa, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan, kerja nyata dan kontribusi yang ikut memperkuat kemajuan kampus.***

Jurnalis: Nurhaeni

Exit mobile version