INEWSCIAMIS.Com— Pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Ciamis Masa Khidmat 2025–2029 bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi kepemudaan dengan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Bupati Ciamis Hardiat Sunarya saat menghadiri Pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Ciamis Masa Khidmat 2025–2029 di Gedung Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jumat (25/9/2026).
Hardiat menilai komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan kepengurusan PC GP Ansor periode sebelumnya telah berjalan dengan baik. Ia pun menyampaikan apresiasi atas pengabdian jajaran PC GP Ansor Masa Khidmat 2021–2025.
“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya. Alhamdulillah, selama masa khidmat 2021-2025 telah terjalin komunikasi dan koordinasi dengan baik,” ujar Hardiat.
Ia juga mendoakan seluruh pengabdian dan perjuangan para pengurus sebelumnya mendapat balasan pahala dari Allah SWT.
Kepada Muhamad Arsad yang dipercaya memimpin PC GP Ansor Ciamis Masa Khidmat 2025–2029, Hardiat menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar kepengurusan baru mampu melanjutkan perjuangan para pendahulu.
“Selamat kepada Ustaz Arsad. Teruskan perjuangan ke depan, terutama perjuangan para kiai dan para pendahulu yang telah berperan di Kabupaten Ciamis,” katanya.
Kolaborasi Jangan Berhenti di Seremoni
Bagi Hardiat, pelantikan harus menjadi awal dari kerja nyata. Hubungan antara pemerintah daerah dan GP Ansor diharapkan tidak berhenti pada forum silaturahmi atau agenda seremonial, tetapi berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Organisasi kepemudaan, menurutnya, memiliki peran penting sebagai bagian dari kekuatan sosial yang dapat ikut mendukung pembangunan, pelayanan publik, serta kehidupan kemasyarakatan.
Karena itu, komunikasi dan koordinasi perlu terus dibangun agar pemerintah dan organisasi masyarakat dapat saling memberikan kontribusi sesuai peran masing-masing.
“Bagaimana kita harus dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Itu yang kita utamakan,” ucapnya.
Hardiat menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi salah satu orientasi utama dalam setiap langkah pembangunan.
“Saya sangat berharap komunikasi, kolaborasi antara PC GP Ansor Ciamis dengan pemerintah daerah semakin baik dan semakin berkembang,” ujarnya.
Pesan tersebut sekaligus menempatkan GP Ansor sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat mengambil peran dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Potensi Daerah dan Tantangan Perubahan Alam
Dalam kesempatan yang sama, Hardiat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat potensi Kabupaten Ciamis sebagai kekuatan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Ciamis memiliki lahan yang luas, tanah yang subur serta sumber air yang menjadi bagian dari potensi daerah.
Namun, potensi tersebut harus dikelola dengan bijaksana. Perubahan kondisi alam dalam beberapa tahun terakhir, kata Hardiat, menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan.
Salah satunya terlihat dari kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.
“Sekarang kemarau, kering. Kondisi alam sudah berbeda dengan 20 tahun atau 30 tahun yang lalu,” katanya.
Perubahan tersebut membutuhkan perhatian bersama. Pengelolaan sumber daya alam, menjaga lingkungan, serta menghadapi persoalan masyarakat tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai unsur.
Dalam konteks itulah, komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dinilai penting agar berbagai potensi maupun persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan jalan keluarnya secara bersama-sama.
Dari Pelantikan Menuju Pengabdian
Kepengurusan baru PC GP Ansor Ciamis Masa Khidmat 2025–2029 kini memiliki amanah untuk melanjutkan estafet organisasi.
Harapan pemerintah daerah bukan semata-mata agar organisasi berjalan secara administratif, tetapi juga mampu menjaga silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat.
Kolaborasi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan pada akhirnya akan memiliki arti ketika mampu diterjemahkan menjadi kerja nyata yang menyentuh kebutuhan warga.
Pelantikan pun menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk membuktikan bahwa organisasi kepemudaan dapat hadir bukan hanya dalam ruang-ruang kelembagaan, tetapi juga di tengah masyarakat.
Hardiat berharap sinergi yang telah terbangun dapat semakin kuat sehingga bersama-sama mendorong Kabupaten Ciamis menjadi daerah yang terus berkembang dengan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu tujuan utamanya.
“Mudah-mudahan Ciamis ke depan akan makin maju, makin berkembang dan masyarakat juga makin sejahtera,” tutur Hardiat.***
Jurnalis: Ismie
