Berbasis Seni dan Budaya, Pendidikan Politik di Sukasari Disambut Antusias Masyarakat

Oplus_16908288

INEWSCIAMIS.Com— Antusiasme masyarakat terlihat mewarnai kegiatan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis di Gedung Futsal Desa Sukasari, Kecamatan Rajadesa, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang dipadukan dengan pertunjukan seni budaya wayang golek tersebut mendapat sambutan hangat dari warga. Masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan sejak awal hingga akhir acara untuk mengikuti materi pendidikan politik sekaligus menikmati hiburan budaya Sunda.

Kepala Desa Sukasari, Abdul Mutholib, mengaku bangga wilayahnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pendidikan politik tahun 2026 oleh Kesbangpol Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, konsep pendidikan politik yang dikemas melalui pendekatan seni budaya menjadi langkah inovatif dan efektif dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap kegiatan edukasi politik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kesbangpol Ciamis yang telah menghadirkan kegiatan ini di Desa Sukasari. Antusias masyarakat sangat luar biasa karena kegiatan dikemas menarik melalui seni budaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran wayang golek dan hiburan khas Sunda membuat masyarakat lebih mudah memahami materi yang disampaikan narasumber. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut juga memberikan tambahan wawasan kepada masyarakat mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.

 Foto: Abdul Motolib Kades Sukasari

Menurut Abdul Mutholib, pendidikan politik yang dipadukan dengan budaya lokal mampu menciptakan suasana lebih santai dan tidak membosankan sehingga masyarakat lebih nyaman mengikuti jalannya kegiatan.

“Melalui pendekatan budaya, masyarakat tidak merasa sedang mengikuti kegiatan formal. Justru mereka merasa terhibur sekaligus mendapatkan ilmu dan pemahaman baru tentang politik dan demokrasi,” katanya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi momentum positif dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman dan teknologi.

Karena itu, pihaknya berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah pedesaan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran aktif dalam pembangunan dan kehidupan demokrasi.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan meriah dan masyarakat sangat menikmati. Semoga ke depan kegiatan pendidikan politik berbasis budaya seperti ini bisa terus hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.***

Reporter: Heni

Exit mobile version