BAZNAS RI Angkat Ciamis Jadi Role Model Pengelolaan Zakat Daerah

INEWSCIAMIS.Com — Pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Hal ini terungkap saat Bupati Ciamis, H.Herdiat Sunarya, menerima kunjungan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) di Ruang VIP Pendopo Bupati, Rabu (06/05/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat nasional dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pimpinan BAZNAS RI, Rizaluddin Kurniawan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Ciamis yang dinilai sangat baik bahkan layak dijadikan contoh bagi daerah lain.

“BAZNAS Ciamis sering saya jadikan rujukan bagi daerah lain yang ingin belajar bagaimana mengelola zakat dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran kepala daerah yang mampu menghadirkan kebijakan strategis dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat. Selain itu, tingginya kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting yang memperkuat sistem yang telah dibangun.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Herdiat Sunarya menuturkan bahwa kekuatan utama Ciamis terletak pada kultur masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kepedulian sosial.

“Kesadaran masyarakat untuk berzakat, bersedekah, maupun berinfak sangat tinggi. Ini menjadi potensi besar bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia juga mengakui bahwa keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi tantangan tersendiri. Namun, partisipasi aktif masyarakat justru menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dana sosial keagamaan tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Herdiat menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama dalam pengelolaan zakat. Transparansi dan akuntabilitas terus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan.

“Sekarang masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Mereka semakin percaya karena pengelolaannya dilakukan secara terbuka dan transparan,” pungkasnya.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berkelanjutan, serta berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***

Exit mobile version