banner 728x250

Opening Lumiland Resmi Dibuka di Kota Tasikmalaya, Hadirkan 5 Juta Lampu LED

banner 120x600
banner 468x60

 

INEWSCIAMIS.Com — Taman Dadaha Kota Tasikmalaya, disulap menjadi lautan cahaya melalui festival lampu Lumiland, menghadirkan jutaan lampu LED dengan beragam tema. Dibuka langsung  oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, Jumat malam (9/10/2026).

banner 325x300

Acara tersebut dihadiri oleh wali kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramdhan, Kepala UPTD Dadaha Dadang, serta jajaran Disporabudpar Kota Tasikmalaya.

Sebanyak 5 juta lampu LED warna-warni menghiasi kawasan seluas kurang lebih satu hektare tersebut.

Pengunjung dapat menikmati sembilan tema spektakuler.

Dari planet luar angkasa, dunia binatang, instalasi ubur-ubur yang seolah melayang, hingga lorong cinta  salah satu spot favorit untuk berfoto.

Komisaris PT Lumiland Eko Ardi Nugraha, mengatakan festival  berlangsung mulai 9 Oktober hingga 15 November 2026 sebagai bagian  rangkaian perayaan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.

“Festival ini berlangsung mulai tanggal 9 Oktober sampai 15 November 2026, selama 38 hari,” ujarnya.

“Ini merupakan rangkaian untuk memeriahkan HUT Kota Tasikmalaya ke-25,” tuturnya.

Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp35.000 untuk dewasa dan Rp25.000 untuk anak-anak.

Sementara itu, anak berusia di bawah tiga tahun dapat masuk secara gratis.

Tak hanya menghadirkan hiburan, penyelenggara juga menyiapkan program berbagi kebahagiaan bagi masyarakat.

50 Tiket Gratis untuk Siswa Sekolah Dasar

“Kami akan membagikan 50.000 tiket gratis untuk siswa SD dari kelas 1 sampai kelas 6 akan bagikan langsung ke sekolah-sekolah di Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya,”katanya.

Pembagian akan mulai kami lakukan hari Senin, 12 Oktober 2026,” jelas Eko.

Program tiket gratis juga berlaku bagi para guru di seluruh Indonesia.

Menurut Eko, program tersebut merupakan inisiatif Wali Kota Tasikmalaya sebagai bentuk apresiasi terhadap tenaga pendidik.

“ Cukup menunjukkan identitas saja, baik itu KTP, ID Card, Kartu PGRI, dan lain-lain.

Mulai dari guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga guru ngaji, asal bisa menunjukkan identitas di loket untuk mendapatkan free pass,” tambahnya.

Dari sisi operasional, Eko menjelaskan bahwa penyalaan jutaan lampu tersebut membutuhkan daya listrik sekitar 30.000 watt.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, pihaknya bekerja sama dengan PLN Kota Tasikmalaya dan UPTD Dadaha serta menyiapkan generator set (genset) sebagai sumber listrik cadangan apabila terjadi pemadaman.

Ia juga memastikan instalasi lampu dirancang tahan air dan menggunakan arus searah atau direct current (DC).

“Untuk keamanan, Lampu-lampu waterproof menggunakan arus DC seperti aki motor, jadi aman meskipun terkena air,” tambahnya.

Selama 38 hari menargetkan jumlah kunjungan mencapai 90.000 hingga 100.000 orang.

Target tersebut didasarkan pada pengalaman Lumiland di Kota Kediri yang diklaim berhasil menarik sekitar 80.000 pengunjung.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengatakan Lumiland menjadi wahana wisata yang menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.

Momentum Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.

Menurut Viman, festival tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Dengan adanya festival lampu Lumiland ini dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat, mulai dari UMKM yang berjualan di sekitar, sektor parkir, dan lainnya,”tuturnya.

“Ini momentum untuk kebahagiaan bersama dan ekonomi bersama,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat Kota Tasikmalaya dan daerah sekitarnya berkunjung dan menikmati keindahan instalasi cahaya Lumiland bersama keluarga.

Diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata alternatif sekaligus menambah semarak perayaan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.***

Kota Tasikmalaya

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *