INEWSCIAMIS.Com — Sebanyak 1.772 mahasiswa baru Universitas Galuh (Unigal) memulai perjalanan akademiknya melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027, Selasa (15/9/2026).
PKKMB yang berlangsung hingga 17 September 2026 tersebut mengusung tema “Membentuk Karakter Konservasi Budaya Menuju Kampus Berdampak” dengan tagline “Berkarakter dalam Budaya, Unggul dalam Berkarya.”
Mengikuti 25 program studi, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan kampus, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai budaya akademik, nilai institusi, etika, integritas dan tanggung jawab sebagai insan akademik.
Rektor Universitas Galuh, Dr. Tita Rohita, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep., mengatakan PKKMB merupakan pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan perguruan tinggi sekaligus membangun karakter.
“PKKMB bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya akademik, nilai-nilai institusi, serta membangun karakter yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di Universitas Galuh,” ujarnya.
Pesan konservasi budaya juga terlihat sejak pembukaan. Musik gamelan, paduan suara dan Tarian Galuh Rahayu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Menurut pihak universitas, kehadiran unsur budaya tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan dan teknologi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya serta jati diri daerah.
Pelaksanaan PKKMB sendiri mengacu pada panduan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan materi antara lain kehidupan berbangsa dan bernegara, sistem pendidikan tinggi, era digital, pengembangan karakter dan muatan lokal perguruan tinggi.
Melalui PKKMB tersebut, Universitas Galuh berharap mahasiswa baru tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, kecintaan terhadap budaya dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dari sinilah perjalanan 1.772 mahasiswa baru dimulai: berakar pada budaya, bertumbuh melalui ilmu, dan diarahkan untuk menghasilkan karya yang memberikan dampak.***
Reporter: Nurhaeni
